LAPAROSKOPI BEDAH MINIM LUKA CEPAT SEMBUH DI RS BANTUL

 

KELEBIHAN OPERASI LAPAROSKOPI, PASIEN BISA CEPAT PULIH

Operasi Laparoskopi solusi bagi pasien yang ingin cepat pulang habis operasi. RS Nur Hidayah, Bantul merupakan rumah sakit yang menyediakan layanan unggulan Operasi Laparoskopi di Jogja, Semarang, dan sekitarnya. Bedah minimal invasif atau operasi laparoskopi di Jogja sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat baik dalam segi fasilitas maupun tenaga professional yang menangani operasi laparoskopi.

RS Nur Hidayah menjadi salah satu rumah sakit di Jogja yang memiliki Dokter Profesional di Bidang Operasi Laparoskopi dan certified di Jogja, yaitu Dr. dr. Sagiran, Sp.B (K) KL., M.Kes yang di dalam penelitiannya telah melakukan sejumlah inovasi di dunia operasi laparoskopi, seperti penggunaan MUYO HOOK (Alat Pengait Bedah Perut) guna semakin mempermudah proses operasi laparoskopi. Sehingga proses operasi laparoskopi di RS Nur Hidayah bisa lebih optimal dan semakin minim luka jika dibandingkan dengan operasi laparoskopi tanpa MUYO HOOK. Temuan tersebut tentu saja sangat berdampak positif bagi pasien operasi laparoskopi di Jogja, Semarang, dan sekitarnya, sekaligus dunia medis secara luas.

Mengenal Lebih Dekat Apa itu Operasi Laparoskopi?

Operasi Laparoskopi adalah salah satu prosedur bedah yang memudahkan para ahli bedah untuk bisa mengakses bagian dalam perut dan panggul pasien tanpa harus membuat sayatan yang besar atau lebar dalam operasi laparoskopi. Operasi laparoskopi ini juga dikenal dengan istilah operasi lubang kunci atau operasi invasif minimal.

Melalui tindakan operasi laparoskopi dengan menggunakan alat laparoskop, pasien dapat menghindari sayatan besar yang biasa dilakukan pada operasi-operasi konvensional. Laparoskop berbentuk seperti sebuah tabung kecil. Alat ini dilengkapi dengan cahaya dan kamera yang berfungsi untuk menampilkan visualisasi bagian dalam perut atau panggul ke monitor di luar, sehingga melalui prosedur operasi laparoskopi ini dokter bisa memperoleh gambaran dalam perut secara akurat.

 

Keunggulan Operasi Laparoskopi di Semarang

Secara umum, keunggulan operasi laparoskopi yang merupakan pembedahan dengan sayatan kecil atau bedah minimal invasif ini antara lain :

1. Rasa nyeri operasi laparoskopi lebih ringan

Teknik opearasi laparoskopi pada umumnya hanya menimbulkan rasa nyeri ringan, tidak seperti nyeri setelah operasi konvensional yang sering kali terasa lebih berat, sehingga tindakan atau operasi laparoskopi ini bisa membuat pasien merasa lebih nyaman.

2. Proses penyembuhan operasi laparoskopi lebih cepat

Selain nyeri yang bersifat ringan, sayatan kecil yang dibuat selama operasi laparoskopi juga membuat proses pemulihan pasien bisa lebih cepat.

Operasi dengan pembedahan terbuka umumnya membutuhkan waktu beberapa minggu untuk pemulihan, sementara bedah laparoskopi biasanya hanya memerlukan waktu selama beberapa hari saja.

3. Operasi Laparoskopi Minim risiko komplikasi

Operasi laparoskopi lebih sedikit menimbulkan komplikasi bila dibandingkan dengan teknik bedah atau operasi konvensional lainnya yang membutuhkan sayatan lebih besar. Selain itu, operasi laparoskopi ini juga berisiko lebih kecil menimbulkan komplikasi, seperti nyeri atau infeksi.

 

KEUNGGULAN OPERASI LAPAROSKOPI DI RS NUR HIDAYAH BANTUL

Proses Pemulihan Setelah Operasi Laparoskopi di RS Nur Hidayah Bantul

 

Pasien operasi laparoskopi di RS Nur Hidayah dapat memilih bius regional atau bius total, untuk operasi laparoskopi bius regional, pasien dapat langsung pulang pada hari itu juga, sementara pasien operasi laparoskopi dengan bius total cukup hanya rawat inap semalam saja. Proses operasi laparoskopi di RS Nur Hidayah relatif lebih singkat jika dibandingkan dengan operasi konvensional, hanya sekitar 30-90 menit saja tergantung kondisi pasien yang menjalani laparoskopi.

Selama rawat inap setelah operasi laparoskopi di RS Nur Hidayah, dokter atau perawat akan melakukan perawatan terhadap luka pasca operasi laparoskopi sehingga pasien bisa segera pulih sebelum kembali ke rumah.

Sebelum diizinkan pulang dari rumah sakit, perawat RS Nur Hidayah akan mengajari pasien bagaimana cara merawat luka bekas operasi  laparoskopi di rumah. Dokter RS Nur Hidayah juga akan meresepkan obat antibiotik untuk mencegah infeksi pasca operasi laparoskopi, sekaligus obat anti nyeri jika pasien merasakan nyeri sehingga proses penyembuhan pasca operasi laparoskopi bisa semakin cepat.

Proses pemulihan operasi laparoskopi setelah menjalani operasi laparoskopi bisa berbeda-beda pada tiap pasien, tergantung pada jenis penyakit dan kondisi kesehatan pasien.

Mengapa Harus Operasi Laparoskopi di RS Nur Hidayah?

Laparoskopi sering digunakan untuk mengidentifikasi dan mendiagnosis sumber masalah yang terjadi pada bagian panggul atau perut. Tindakan operasi laparoskopi atau bedah laparoskopi biasanya dilakukan ketika metode noninvasif tidak mampu memberikan hasil yang akurat. Pada beberapa kasus, masalah yang terjadi pada perut bisa didiagnosis dengan menggunakan USG, CT Scan, dan MRI.

RS Nur Hidayah juga memiliki fasilitas lengkap seperti yang disebutkan di atas, namun tindakan laparoskopi ini bisa menjadi solusi ketika sudah dilakukan tes-tes, hasilnya belum bisa memberikan informasi yang dibutuhkan oleh tim medis. Oleh karena itulah, prosedur operasi laparoskopi ini dilakukan. Tindakan operasi laparoskopi di RS Nur Hidayah juga bisa digunakan untuk mengambil biopsi atau sampel jaringan dari organ tertentu di bagian perut. Biasanya, dokter RS Nur Hidayah akan merekomendasikan tindakan bedah laparoskopi ini untuk pemeriksaan organ hati, laparoskopi batu empedu, pankreas, perut, dan panggul.

Melalui cara laparoskopi inilah, dokter RS Nur Hidayah bisa mendeteksi apakah di dalam tubuh pasien terdapat tumor atau cairan pada rongga perut, penyakit hati, dan penyakit lain yang berkaitan dengan organ pada bagian tersebut.

Muyo Hook (Alat Pengait Bedah Perut) yang digagas oleh Dr. dr. Sagiran, Sp.B (K) KL., M.Kes, di RS Nur Hidayah ini sangat memudahkan dokter-dokter di RS Nur Hidayah yang akan melakukan operasi perut, baik itu untuk penyakit usus buntu atau keluhan lainnya.

Bentuk alat yang terinspirasi dari posisi duduk dalam waktu shalat ini, dapat membantu dokter mengisi udara di dalam perut tanpa melakukan penjepitan atau melukai bagian perut lainnya.

“Alat ini cukup dimasukkan melalui pusar pasien, kemudian dia akan dikaitkan pada fascia (bagian paling keras di dalam kulit). Setelah alat ini berhasil mengait fascia, kulit perut bisa diangkat untuk selanjutnya ditusukkan jarum Veress dan dipompa dengan udara (CO2),” ungkap Dr. Sagiran.

Menurut Dr. Sagiran, sebelum muyo hook diciptakan, biasanya dalam proses operasi perut dokter akan melakukan pembedahan pada dinding perut. Namun, dengan alat ini pembedahan itu tidak perlu dilakukan lagi. Karena cukup memasukkan alat ini melalui pusar dan mengisinya dengan udara. “Setelah ada udara di dalam rongga perut, dokter akan lebih mudah mencari usus atau bagian dalam perut lainnya yang akan di operasi. Sehingga tidak ada luka atau jahitan di sisi perut lainnya karena pembedahan.”

Muyo Hook juga memiliki kelebihan dibanding dengan alat lain. Muyo Hook dapat dengan mudah diaplikasikan tanpa memperlebar irisan, karena tidak perlu bantuan alat lain. Selain itu, desain alat ini juga secara otomatis mengamankan dari bahaya penusukan organ dalam. “Begitu fascia terkait kemudian diangkat, maka arah kait berubah ke luar abdomen. Hal ini akan menghindari tertusuknya organ dalam oleh alat,” imbuh dr. Sagiran lagi.

Layanan Operasi Laparoskopi di RS Nur Hidayah


Beberapa jenis masalah kesehatan yang bisa dideteksi melalui tindakan laparoskopi, antara lain :

  • Operasi laparoskopi usus buntu
  • Operasi Laparoskopi untuk hernia atau turun berok
  • Operasi Laparoskopi untuk pengecekkan sel kanker, misalnya kanker hati, kanker usus, kanker lambung, kanker ovarium, kanker prostat, atau kanker pankreas
  • Operasi Laparoskopi batu empedu untuk mengidentifikasi masalah pada empedu, misalnya radang atau batu empedu
  • Operasi Laparoskopi ektopik untuk mengecek kehamilan ektopik atau kehamilan di luar rahim
  • Operasi Laparoskopi Endometriosis
  • Operasi Laparoskopi Kista ovarium
  • Operasi Laparoskopi Pengangkatan rahim (histerektomi)
  • Operasi Laparoskopi Pengangkatan kandung empedu (kolesistektomi)
  • Operasi Laparoskopi untuk pengecekan penyakit radang panggul
  • Operasi Laparoskopi untuk mengidentifikasi adanya fibroid atau miom dalam Rahim

Indikasi Operasi Angkat Kandung Empedu dengan Laparoskopi

Kolesistektomi laparoskopik sering digunakan oleh dokter untuk menangani kondisi berikut:

  • Cholelithiasis atau batu empedu
  • Kolesistitis atau radang kandung empedu
  • Pankreatitis atau radang kelenjar pankreas
  • Diskinesia bilieryaitu gangguan kandung empedu dan salurannya, sehingga kandung empedu tidak bisa mengisi atau mengosongkan isinya dengan benar
  • Choledocholithiasis atau batu saluran empedu, yaitu batu empedu yang awalnya berada di kandung empedu bergerak menuju saluran empedu, sehingga dikhawatirkan menyumbat saluran tersebut

Jadi, jika Anda mengalami gejala yang terbilang janggal pada bagian dalam perut atau pangul, seperti terasa nyeri, mengeras, dan lain sebagainya, segera periksakan kondisi tubuh Anda kepada dokter RS Nur Hidayah agar bisa dilakukan pengecekan dan mendapatkan diagnosis yang tepat serta dapat segera dilakukan tindakan yang sesuai supaya tidak terjadi komplikasi lebih lanjut.

Jika memang terdapat gejala-gejala dan harus dilakukan tindakan laparoskopi untuk mengetahui gambaran di dalam perut secara lebih akurat, maka dokter akan memberikan beberapa saran terkait dengan tersiapan tindakan laparoskopi.

Dokter Profesional RS Nur Hidayah yang Menangani Operasi Laparoskopi di Semarang

Tindakan laparoskopi bisa dilakukan di rumah sakit manapun yang sudah memiliki fasilitas laparoskopi dan dokter spesialis bedah yang berpengalaman melakukan bedah laparoskopi dan sudah certified, berikut daftar dokter professional yang menangani operasi laparoskopi di RS Nur Hidayah :

-          Dr. dr. Sagiran, Sp.B (K) KL., M.Kes

-          dr. Fadli Robby Amsriza, Sp. B

-          dr. R. Tri Gunawan W., Sp. B

-          dr. Arie Wibowo S., Sp.B

-          dr. Agung Maryanto, Sp. B-KBD

-          dr. Andi Dwihantoro, Sp.BA

-          dan tenaga medis yang kompeten di bidang bedah laparoskopi serta didukung oleh fasilitas laparoskopi yang sangat lengkap.

Tarif untuk tindakan laparoskopi di RS Nur Hidayah juga sangat terjangkau oleh kalangan umum serta bisa menggunakan BPJS. Pasien operasi laparoskopi BPJS di RS Nur Hidayah tetap akan mendapatkan pelayanan terbaik dalam bedah laparoskopi mulai dari konsutasi, pemeriksaan hingga prosedur bedah laparoskopi dan perawatan pasca tindakan laparoskopi.

Risiko dan Komplikasi Bedah Laparoskopi

Meski teknik bedah laparoskopi dapat dikatakan minim risiko komplikasi, bukan berarti tindakan laparoskopi ini tidak memiliki risiko atau efek samping sama sekali. Beberapa efek samping ringan yang bisa terjadi akibat laparoskopi adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Memar di area sayatan
  • Nyeri ringan
  • Perdarahan ringan di lokasi sayatan

Agar operasi laparoskopi bisa berjalan lancar dan hasilnya baik, pasien laparoskopi umumnya disarankan untuk melakukan persiapan oeprasi laparoskopi seperti, tidak merokok, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, dan berhenti menggunakan obat-obatan pengencer darah selama beberapa hari sebelum operasi melakukan tindakan laparoskopi, serta diminta untuk puasa selama 6–12 jam sebelum menjalani operasi laparoskopi.

Apabila Anda mengalami keluhan tertentu setelah menjalani bedah laparoskopi, misalnya nyeri yang hebat atau demam, segeralah periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

 

Untuk info lebih lanjut dan pendaftaran, Sahabat Enha bisa langsung menghubungi Customer Service kami di nomor :

0851 0047 2941

Comments